Bisnis

E-Faktur, E-Filling e-FIN

E-Faktur

E-Filling & e-FIN, Kemudahan Dalam Penyampaian SPT

E-Filling adalah suatu cara penyampaian SPT atau pemberitahuan perpanjangan SPT Tahunan yang dilakukan secara online yang real time melalui website Direktorat Jenderal Pajak (www.pajak.go.id), penyedia jasa aplikasi, atau application service provider (ASP).

E-PIN (Electronic Identification Number) adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak yang melakukan transaksi elektronik dengan Direktorat Jenderal Pajak. baca: pajak penghasilan pasal 21

Untuk menggunakan aplikasi e-filling Wajib Pajak dapat membuka situs https:/djponline.pajak.go.id.

Jika anda sudah memiliki akun e-registration/billing system atau akun e-NOFA (aplikasi permintaan nomor seri faktur pajak untuk pajak Pertambahan Nilai (PPN), maka anda tidak perlu lagi melewati proses pendaftaran dalam aplikasi e-filling, namun bagi yang belum memiliki akun e-registration/billing system/e-NOFA, maka anda perlu melakukan pendaftaran pada aplikasi e-filling. pelatihan pajak

Hal pertama yang perlu anda siapkan dalam proses pendaftaran pada aflikasi e-fillling adalah pastikan bahwa anda telah memiliki e-FIN , yang dapat anda peroleh dengan mengajukan permohonan e-FIN ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat, tentunya dengan membawa pula NPWP, Kartu Tanda Penduduk dan fotokopinya.

E-PIN ini akan diberikan 1 (satu) hari setelah permohonan diterima dengan lengkap oleh KPP terdekat. Pada proses pendaftaran dalam aplikasi e-filling, e-mail pribadi kembali menjadi hal yang penting karena akan digunakan untuk menerima user, password serta link aktivasi.

Setelah terdaftar, maka proses selanjutnya dalam penggunaan aplikasi e-filling terbagi menjadi 3 (tiga) tahapan, yaitu: membuat SPT, meminta kode verifikasi, dan mengirimkan SPT. Hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pengisian SPT adalah persiapan terlebih dahulu dokumen pendukung bukti potong, daftar penghasilan, daftar harta dan utang, daftar tanggungan keluarga, bukti pembayaran pajak zakat/sumbangan lain sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

E-Faktur, Kemudahan Dalam Perbuatan Faktur Pajak Dan Pelaporan SPT PPN

E-Faktur adalah Faktur Pajak yang dibuat melalui aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Aplikasi e-faktur ini terbit dilatarbelakangi oleh adanya penyalahgunaan Pengusaha Kena Pajak (PKP)/Faktur Pajak (FP) dan beban administrasi Faktur Pajak. Penyalahgunaan PKP/Faktur Pajak ini dapat berupa: Non PKP menerbitkan FP;FP tidak/terlambat terbit; FP fiktif; FP ganda. silahkan download tutorial e faktur

Sesuai keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor: KEP-136/PJ/2014 tentang penetapan PKP yang Diwajibkan membuat Faktur Pajak Berbentuk Elektronik, pemberlakuan e-faktur ini dilakukan secara bertahap.

  • Tahap pertama, aplikasi e-faktur wajib digunakan oleh 45 (empat puluh lima) PKP sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan tersebut terhitung mulai 1 Juli 2014;
  • Tahap kedua, aplikasi e-faktur wajib digunakan oleh PKP yang terdaftar dikantor Pelayanan Pajak di wilayah jawa dan bali terhitung mulai 1 Juli 2015;
  • Tahap ketiga, aplikasi e-faktur pajak wajib digunakan oleh seluruh Pengusaha Kena Pajak terhitung muulai 1 Juli 2016.

Dengan mendasarkan pada Keputusan Direktur Jenderal Pajak tersebut, maka bulan juli tahun ini adalah bulan dimana PKP yang terdaftar pada KPP di wilayah Jawa dan Bali mulai menggunakan aplikasi e-faktur. Untuk itu kiranya kepada PKP dapat memahami dengan dengan sebaik-baiknya aplikasi e-Faktur tersebut, sehingga e-Faktur yang telah dibuat melalui aplikasi e-Faktur ini dapat disetujui oleh Direktorat  Jenderal Pajak dan tidak dianggap buka sebagai Faktur Pajkak.

Sumber: Indonesian Tax Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *